Sunday, June 29, 2008

Anti Sekolah Manajemen


Tadi pagi saya chating melalui YM! dengan seorang kawan lama sewaktu masih aktif kuliah S2 dulu (emang sekarang udah ngga aktif ya.?). Sebuah pertanyaan yang selalu muncul dalam setiap percakapan dengan kawan-kawan kuliah S2 adalah: "Kemana aja loe udah lama ngga nongol di kampus.? Dah ditelan bumi apa kegempet Bajay.?". Begitu juga dengan pertanyaan dari Ibu saya yang selalu menanyakan perkembangan kuliah anaknya: "Kuliahnya gimana mas.? Kapan selesainya.? Katanya tahun ini udah bisa wisuda..". Pertanyaan-pertanyaan semacam itu sering membuat pikiran saya gundah akan beban kuliah yang harus segera saya selesaikan.

Awalnya bukan tittle atau gelar yang saya cari, tetapi ilmu baru yang belum pernah saya temui dimanapun kapanpun dan oleh siapapun. Tetapi sampai pada akhirnya saya aktif kuliah hingga semester 2, hanya ilmu-ilmu lama dengan kemasan baru saja yang saya dapatkan.. (Old wine in the new bottle). Selain tidak didapatkannya ilmu baru yang saya inginkan, pikiran saya pun dibuat sempit olehnya. Hal ini bertolak belakang dengan kehidupan saya selalu berkutat dalam dunia bisnis. Dalam setiap pertemuan, yang diajarkan selalu berkaitan dengan dunia manajemen IT yang baku, tidak dengan inovasi tanpa batas didalamnya (I don't like the limit. For me , Sky is the limit). Saya terkadang merasa hanya membuang-buang waktu saja datang ke kampus kemudian mengisi daftar hadir dan mendengarkan ocehan dosen yang sering membuat mata terkantuk-kantuk.. (Dosen itu adalah kelompok yang termasuk jarang mengupgrade pengetahuannya sendiri). Dengan fasilitas program beasiswa dan pembayaran yang sangat murah untuk ukuran kuliah S2, akhirnya saya memutuskan untuk berhenti sejenak ketika kuliah masuk semester 3.

Saya sering menganggap sekolah-sekolah formal yang ada pada saat ini hanya membentuk pola pikir kita menjadi terbatas sesuai aturan dan rumusan baku yang terdapat didalamnya. Yang kita butuhkan sekarang adalah inovasi baru dan ide gila kreatifitas untuk merubah bangsa ini dari keterpurukan. Saya lebih menyukai Street smart management dibandingkan dengan The border management yang biasa kita dapatkan dikampus, karena street smart management lebih memberi kita kebebasan tanpa harus mengikuti aturan baku yang terdapat didalam teori-teorinya dan hanya bisa kita dapatkan melalui praktek dalam keseharian. Seseorang yang tidak pernah belajar manajemen, kepalanya demikian bersih sehingga bisa melihat setiap persoalan dari not knowing perspective. Salahkah jika orang tersebut mengatakan bahwa warna langit itu hijau.? Tapi kesemuanya itu adalah sebuah pilihan, apapun teori manajemen yang telah kita pelajari akan lebih bermakna dan bermanfaat jika kita praktekkan.

Applied Knowledge Is Power

Saturday, June 28, 2008

Back to Zero Mind Process..


Cuplikan Lyric Demi Masa (Raihan)

Ingat lima perkara
Sebelum lima perkara
Sihat sebelum sakit
Muda sebelum tua
Kaya sebelum miskin
Lapang sebelum sempit
Hidup sebelum mati

Lima perkara diatas adalah kondisi yang selalu berpasangan dalam kehidupan. Saya merasa sudah lama tidak mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh Allah selama ini, termasuk lima perkara diatas. Udah jarang solat, jarang bersedekah, jarang bersilaturahmi, jarang ikut pengajian, sama jarang mandi.. (yang ini lain perkara.. :D). Disaat sakit seperti sekarang, saya merasakan betapa nikmatnya ketika kita sehat, tetapi saya tidak memaknai kondisi sehat itu dengan hal-hal yang jauh lebih bermakna dan bermanfaat, malah lebih banyak melakukan maksiat ketika sehat daripada melakukan ibadah.. (upz.. it's my secret.. :D). Saya harus lebih memaknai kondisi sekarang ini agar lebih introspeksi diri, terlalu banyak hal yang terlupakan dan yang sengaja dilupakan dalam hal ibadah, jangan sampai menyesal dikemudian hari..

I have to go back to zero mind process..

Gunakan kesempatan yang masih diberi
Moga kita takkan menyesal
Masa usia kita jangan disiakan
Kerana ia takkan kembali

Friday, June 27, 2008

My Body Is Not Delicious


Akhir-akhir ini saya bekerja dengan intensitas yang sangat sibuk, sampai akhirnya kondisi fisik menjadi drop ngga karuan. Maklum banyak deadline project yang tinggal menghitung hari. Tubuh memberontak dan menjerit tidak tahan dengan pola hidup yang saya jalani. Tampaknya besok saya harus istirahat total untuk memulihkan kondisi fisik supaya hari minggu saya bisa main bulutangkis di Pondok Cina. Jadi ngga yah.?

They Said: Pikirin sembuh aja dulu mas.. Jangan telat makan & harus cukup tidur..

Wednesday, June 25, 2008

Life Is A Game..


Kalah dan menang adalah suatu hal yang biasa dalam sebuah pertandingan, tidak mungkin keduanya menang atau kalah, dengan kata lain kalah ataupun menang hanyalah hasil akhir. Begitu juga yang terjadi dalam kehidupan ini, terkadang kita mengalami kemenangan dan kekalahan. Kalah bukan berarti kita gagal, kekalahan adalah salah satu proses yang harus dilalui menuju sebuah keberhasilan. Kita dapat dikatakan berhasil dalam sebuah proses, jika kita dapat mensikapi kekalahan dengan kebesaraan jiwa dan introspeksi diri terhadap kekurangan-kekurangan yang dimiliki. Yang terpenting adalah jangan melakukan kesalahan yang sama berulang-ulang. Selalu ada hikmah dalam setiap peristiwa yang kita lalui.

Kita memang kalah.. Tetapi kita telah berhasil melalui proses selama berhari-hari untuk menunjukkan sesuatu hal yang terbaik dan memang diakui yang terbaik. Ada berlian dibalik batu, tetapi untuk menemukan berlian itu kita harus melewati sebuah gunung batu yang tinggi menjulang.. Dalam perjalanan menuju puncak ada tanjakan dan turunan, ada kemudahan dan rintangan, semua itu dapat kita lalui bersama dengan keteguhan hati dan kebesaran jiwa..

Tulisan ini saya dedikasikan untuk Tim yang telah bekerja keras selama ini.. Masih banyak pertandingan-pertandingan yang akan kita hadapi bersama, halangan dan rintangan telah siap menghadang, dan sejuta kemenangan telah menanti untuk kita rayakan..

We Have To Be The Best Of The Best..

Tuesday, June 24, 2008

Demonstrasi = Anarki..??


Hari ini saya seharian menyaksikan berita demonstrasi mahasiswa yang berakhir dengan tindakan anarkis. Jenuh rasanya melihat kelakuan mahasiswa akhir-akhir ini. Mereka berdemo dengan cara-cara yang tidak menunjukkan jatidiri sebagai seorang mahasiswa. Apa maksud dan tujuan mereka sebenarnya.? Dengan mengusung tema menolak kenaikan harga BBM dan menuntaskan kasus UNAS, mereka berdemo dengan membakar ban dan memblokir jalan umum.


Saya pernah mengalami peristiwa semacam ini di depan kampus UKI pada saat akan terjadi kenaikan harga BBM di malam hari. Menyebalkan rasanya berdiam diri di dalam mobil hampir selama 1 jam. Hal semacam ini seharusnya tidak perlu dilakukan jika mereka berdemo menggunakan hati nurani dalam memprotes ketidakadilan dan ketidakkepuasan. Jangan mengorbankan kepentingan umum untuk hal-hal yang mengatasnamakan rakyat. Saya berharap mahasiswa dapat merubah etika dan menggunakan hati yang jernih dalam menyalurkan aspirasi melalui demonstrasi.

Mahasiswa butuh dukungan dan simpati dari rakyat, bukan caci maki..

Lebih baik kita mencari solusi dan membuat inovasi daripada terus menerus mengkritisi kinerja & keputusan pemerintah yang semakin hari semakin jauh dari harapan..

Sunday, June 22, 2008

You're "still" Beautiful


This is James Blunt Lyrics:

My life is brilliant.
My love is pure.
I saw an angel.
Of that I'm sure.
She smiled at me on the subway.
She was with another man.
But I won't lose no sleep on that,
'Cause I've got a plan.

You're beautiful. You're beautiful.
You're beautiful, it's true.
I saw your face in a crowded place,
And I don't know what to do,
'Cause I'll never be with you.

Today I saw her face in a crowded place.. I've never seen for 2 years. I'm forget who is she, I'm forget her name, I'm sorry that I'm forgetting.. Only one that I still remember, She's "still" Beautiful..

'Cause I'll never be with her..


Saturday, June 21, 2008

What a stupid thing..!!!


Tadi siang saya mengalami sebuah kejadian yang sangat bodoh, hal seperti ini harusnya ngga perlu terjadi klo emang kita sedikit teliti pada saat membeli. Sekitar jam 2 siang, sambil menunggu seorang teman di daerah margonda depok saya membeli voucher pulsa esia Rp. 25.000 di sebuah counter hp depan kampus Gunadarma Margonda. Setelah selesai membayar lalu saya menggosok lapisan pelindung kode voucher dan memasukkan 16 digit kode dengan menekan *900, setelah 2 kali dimasukkan dan mendapat pesan "nomor yang ada masukkan salah", saya langsung kembali ke counter tersebut untuk menanyakan kenapa nomornya salah melulu.

Me : "Bang, kok saya udah masukkin 2 kali nomernya salah mlulu yah.??"
Si Abang : "Mana vouchernya mas.?"
Me : "Nih.." (sambil saya menyerahkan vouchernya)
Si Abang : "Yah mas, ini kan voucher mentari.. Sampe lebaran juga ngga bakalan bisa..!!"
Me : "Buset dah.. Emang tadi ngasih voucher kagak diliat dulu apa..??"
Si Abang : "Yah mas, saya juga bingung.. Emang tadi waktu ngisi voucher ngga diliat dulu vouchernya.? Kok asal gosok aja.." (sambil nyengir ngga jelas)

Akhirnya saya langsung minta tuker voucher mentari yang udah di gosok-gosok ngga jelas sama voucher esia baru Rp. 25.000.

Hikmah yang bisa diambil: Sedikit telitilah sebelum membeli..

Friday, June 20, 2008

Intinya Adalah Komunikasi..


Hari kamis kemarin saya meeting di HighScope Indonesia untuk membahas sebuah kontrak project. Berlokasi di ruang meeting gedung 1 lantai 3, saya membahas kontrak bersama dengan tim administrasi, staff pengadaan barang/jasa, dan Mr. Patrick seorang ekspatriat asal Amerika yang bertanggung jawab mengenai kurikulum High/Scope Indonesia. Meeting tersebut kurang lebih berlangsung selama 1 jam dengan suasana yang cukup familiar, meskipun ada sedikit becandaan yang menurut saya garing banget dari Mr. Patrick (jayus ah..).

Selesai meeting, saya diberitahu oleh salah seorang staff mereka (teman saya juga) bahwa ada sebuah vendor besar yang juga menawarkan sistem yang sama dengan yang akan saya buat (mungkin lebih hebat juga kali ya.. ). Yang membuat pikiran saya sedikit melayang-layang adalah pernyataan dari Mr. Patrick yang mengatakan bahwa dia menolak vendor tersebut tanpa memberi waktu untuk melakukan presentasi, dia mengatakan sangat menyukai sistem aplikasi saya presentasikan dan menganggap saya sebagai orang muda yang berbakat (jadi Ge-eR nih.. ), jadinya dia ngga mau pindah kelain hati deh. Padahal progamnya belum selesai dibuat lho, baru prototype & dataflow-nya aja.

Sebagai orang muda yang sedang merintis kesuksesan dalam dunia entrepreneurship, saya merasa sangat dihargai oleh pernyataan beliau tersebut. Dalam dunia bisnis memang usia tidak akan menunjukkan kualitas dari barang/jasa yang ditawarkan. Hal yang paling penting disini adalah cara komunikasi kita terhadap klien dalam menawarkan jasa. Tanpa komunikasi yang baik dalam menjual, mustahil kita akan mendapatkan seorang pembeli (kecuali beli karena terpaksa..). Banyak product dipakai oleh konsumen hanya karena iklannya bagus, komunikasinya bagus, tetapi belum tentu kualitas barangnya juga bagus. Tapi dengan kualitas barang yang lebih baik, maka akan menjaga loyalitas pelanggan terhadap product yang kita jual. Intinya adalah komunikasi yang baik dalam menjual, harus diimbangi dengan kualitas product yang baik juga.

Thursday, June 19, 2008

My First Blog Posting..


Yes..
This my first blog posting at Blogspot.
I hope I have a little time to write a simple journey of my life everyday..
Welcome To My Life..